Tema : MANUSIA DAN BELAS KASIH
“PENGEMIS JALANAN”
Dia berjalan kaku
Satu, dua . . . langkah-langkah kecilnya
mulai terasa berat
Kau tahu kawan, peluh telah mengintip
dari porinya
Dia lelah, ingin mengeluh tapi tidak
Dia tidak ingin lakukan itu
Hidup lebih dari sekedar keluhan. Lebih
dari sekedar peluh didahi
Kau tahu dia punya harapan, belum atau
mungkin tak berwujud
Dia terus berjalan, dengan sebuah gitar
diselipan tangan kecilnya
Dia
bernyanyi orang mendengar, tersenyum dan berlalu
Kau
tahu kawan dimana rasa iba itu
Dia
tak tahu, dia tak menemukan itu
Dia berjalan…
Denting gemerincing koin terdengar dari kantungnya
Dia tak ingin menyerah,, Sungguh!
Dia tahu tuhannya bekerja
Dia tahu tuhan hanya ingin dia kuat
Dia
bernyanyi dan bernyanyi lagi
Gitarnya
menyatu diselipan jarinya
Dia
tak ingin menangis. . . . . Mungkin
Aku
tak tahu!
Mungkin
ia tidak , tapi hatinya iya
Kemarilah suara itu memanggilnya
Dia tak tahu itu apa
Tapi dia bahagia karena dia tahu,
Tuhannya bekerja
Dengan sebungkus nasi kecil ditangannya
Dia berlari-lari kecil menentang dunia
Kau tahu kawan hidup itu indah
Sekedar tahu bersyukur dan berbagi saja
. . . . . J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar