Kamis, 27 Desember 2012

pengaruh barat dan kebudayaan nasional



Pengaruh Barat dan Kebudayaan Nasional
Posted by: coecoesm on: November 13, 2011
Pengaruh Barat dan Kebudayaan Nasional
                Kebudayaan barat yang disebut kebudayaan modern itu bermula pada jaman Renaisance. Ketika Vasko da Gama sebagai Description: http://coecoesm.files.wordpress.com/2011/11/org-belanda-2.jpg?w=480wakil kebudayaan barat berhasil mengelilingi Afrika dan mendarat di Kalikut, maka terbentanglah bagi seluruh Asia suatu sejarah baru. Sejak itulah bangsa Eropa yang sudah modern itu berbondong-bondong datang ke Asia dan secara perlahan-lahan membenamkan cengkraman kuku penjajahnya yang membuat sengsara bangsa-bangsa di benua ini, termasuk Indonesia. Bangsa-bangsa Portugis, Inggris dan Belanda saling berdatangan ke nusantara kita. Kedatangan mereka yang semula berlatar belakang perdagangan itu kemudian berubah menjdi penjajahan.
Bangsa Belanda dalam hal ini paling berperan, karena kurang lebih 300 tahun lamanya berhasil menancapkan kuku-kuku penjajahannya ke Indonesia. Kira-kira pada abad ke-19 sejumlah pemuda indsituasi mulai berubah ketika pemerintah Hindia-Belanda dengan sedikit demi sedikit member kesempatan kepada para pemuda Indonesia untuk bersekolah yaitu suatu cara belajar system Barat yang belum pernah dikenal sebelumnya. Kira-kira pada pertengahan abad 20 sejumlah pemuda Indonesia sudah berhasil menghirup ilmu modern Barat itu melalui system pendidikan Belanda, dari berbagai jurusan ilmu ( misalnya kedokteran, teknik, ekonomi, hukum, dan sebagainya ). Mereka inilah yang bagaikan senjata makan tuan kemudian membuka mata bangsa Indonesia akan haknya sebagai manusia yang bebas, sehingga bangkit melawan penjajah dan akhirnya merdeka.
Pertemuan dengan bangsa-bangsa Eropa telah memperkenalkan kepada kita unsure-unsur budaya sbb : ilmu pengetahuan / teknologi, system social, system ekonomi, peralatan, bahasa Eropa, kesenian ( sastra, tari, music, bangunan ) dan agama Kristen.
Disamping itu mereka juga memperkenalkan huruf dan tulisan latin yang merupakan unsure penting bagi terbuka lebarnya komunikasi budaya internasional. Memang tidak bias dipungkiri lagi bahwa kebudayaan barat besar sekali sumbangnya di bidang ilmu pengetahuan/teknologi, system ekonomi, dan system demokrasi bagi masyarakat indonesia.  Pengaruh kebudayaan barat sangat nya dengan adanya proses modernisasi kehidupan masyarakat kita.
System pengetahuan dan teknologi serta ekonomi barat telah mampu memecahkan berbagai problema social masyarakat di Eropa. Demikian hal yang sama juga pasti bias kita terapkan pada masyarakat kita. Masyarakat Indonesia yang sudah ditakdirkan hidup di tengah alam yang berkelimpahan ini, agaknya telah terbuai oleh karunia tersebut.
Masyarakat yang sudah dimanja oleh alam, akan lemah dalam juangnya, bila suatu saat mengalami situasi yang sukar dan gawat, karena tidak terlatih untuk menghadapi tantangan. Dalam kenyataan dewasa ini jelas alam kita tidak lagi begitu bermurah dan bermanfaat kepada masyarakat Indonesia, berbeda situasinya dengan dahulu kala. Kepadatan penduduk dan tidak baiknya proses exploitasi alam menyebabkan ketimpangan-ketimpangan. Menghadapi kenyataan ini, kita harus berani melepaskan diri dari buaian yang menjerumuskan itu, dan bangkit mempersiapkan diri untuk menaklukan alam, demi mempertahankan hidup. Cara satu-satunya adalah menguasai teknologi modern itu. Metode traditional sudah harus ditinggalkan karena tidak relevandan tidak lagi mampu memecahkan masalah kehidupan social ekonomi yang semakin menekan ini.
System demokrasi barat telah mempercepat bangsa kita untuk menggalang solidaritas masyarakat, terutama sudah lepas dari penjajahan, untuk menyusun system social dan organisasi pemerintah yang sesuai dengan tuntutan jaman.
Penguasaan bahasa Eropa oleh bangsa kita, memperluas hubungan kita dengan dunia Internasional dan sekaligus membuka lebar kesempatan untuk ambil alih ilmu dan teknologi modern itu. Jadi unsure yang menonjol dari kebudayaan barat itu adalah system ilmu pengetahuan/teknologi dan system ekonominya.
Kebudayaan Nasional Indonesia
Description: http://coecoesm.files.wordpress.com/2011/11/grd-ind.jpg?w=480
Dua pendapat budayawan tentang kebudayaan nasional, yaitu :
  1. Kebudayaan nasional adalah berupa puncak dari budaya suku-suku yang menghuni bumi nusantara ini.
  2. Kebudayaan nasional adalah hasil sintesa dari berbagai jenis budaya suku tersebut, yang membentuk pola baru.
Berdasarkan pengertian / definisi kebudayaan, bahwa kebudayaan ialah system gagasan, tindakan dan hasil karya manusia, maka kita bisa mencari unsure-unsur budaya mana yang mengandung kesamaan itu dan bisa diterima secara umum.
Beberapa diantaranya ialah :
1.       Pancasila
Pancasila adalah falsafah Negara Republik Indonesia yang sudh diterima oleh seluruh rakyat dan menjadi pedoman bertindak yang mantap bagi bangsa Indonesia.
2.       Undang-undang Dasar 1945 ( UUD’45 )
Sifat UUD’45 adalah mengikat semua pihak agar tidak bisa berbuat semaunya sendiri, semau pemerintah, lembaga-lembaga Negara Indonesia.
3.       Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928
Para pemuda Indonesia pada hari tersebut telah bertindak mengucapkan ikrar Sumpah Pemuda, yakni : mengaku satu nusa, satu bangsa, satu bahasa : Indonesia. Tindakan itu bertujuan untuk mempersatukan pemuda-pemuda Indonesia yang terdiri berbagai suku dan tersebar di berbagai pulang nusantara.
4.       Bendera Merah-Putih, Lagu Indonesia Raya dan Lambang GarudaDescription: http://coecoesm.files.wordpress.com/2011/11/bdr-indonesia2.jpg?w=480
Baik bendera sang Dwi Warna, Lagu Nasional Indonesia Raya maupun Lambang Garuda Pancasila adalah hasil karya agung bangsa Indonesia sendiri. Ketiga hasil budaya ini telah ikut dimantapkan kehadirannya di bumi nusantara pada konggres pemuda tersebut di atas. Kedudukannya semakin diperkokoh melalui konggres tersebut sehingga menjadi samapi sekarang tetap menjadi kebanggaan seluruh bngsa.
5.       Bahasa Indonesia
Inipun merupakan produk bangsa Indonesia yang mampu menghimpun Indonesia berasal dari induk bahasa melayu / Austronesia ini akar-akarnya memang telah menyebar di seluruh pulau-pulau nusantara ini. Meskipun masing-msing suku telah mempunyai bahasa sendiri, namun mereka dengan mudah bisa menerima bahasa melayu sebagai bahasa nasinal karena banyak akar katanya sudah sama dengan istilah-istilah di daerah masing-masing.
6.       Kepercayaan pada roh nenek moyang
Memang di semua suka Indonesia dari masa purba hingga sekarang, pemujaan roh nenek moyang tetap berlangsung walaupun sudah mengalami gempuran pengaruh Hindu-Islam dan Barat.
7.       Sikap ramah dan gotong royong
Ini merupakan sikap khas bangsa Indonesia yang terkenal di dunia internasional. Sebagian besar suku-suku di Indonesia bersikap ramah dengan ekspresi senyum, ingin menolong dan menyenangkan orang lain. Sikap ini berkaitan erat dengan sikap gotong royong yang merupakan cirri masyarakat tradisional.
8.       Modernisasi dan pembangunan
Ini merupakan ide dan tindakan pemerintah serta rakyat Indonesia sebagai jawaban atas keterbelakangan yang melanda masyarakat. Ide dan tindakan ini keluar dari dorongan kenyataan bahwa sumber-sumber alam semakin menipis, sedangkan tuntutan masyarakat makin membengkak. Karena itu bangsa Indonesia harus bisa menguasai alam dan berani merombak apa yang menjadi sebab keterbelakangan di bidang lain, misalnyan pendidikan, ekonomi, keamanan, pertanian, perhubungan dan telekomunikasi.


MANUSIA DAN KEADILAN



MANUSIA DAN KEADILAN

1.MAKNA KEADILAN:  

Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran". Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil". Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan .
 Menurut artikel yang memebahas tentang keadilan diatas di sebutkan bahwa keadilan tersebut adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang keadilan juga di sebutkan dengan arti lain yaitu merupakan suatu hasil pengambilan keputusan yang mengandung kebenaran, tidak memihak, dapat dipertanggungjawabkan dan memperlakukan setiap orang pada kedudukan yang sama di depan hukum. Dan menunut pendapat saya sendiri keadilan itu merupakan suatu tindakan terhadap seseorang atau terhadap apapun dengan tidak memihak terhadapa salah satunya atau tindakan yang tidak memilih – milih mana yang harus di lebih dahulukan. Tindakan keadilan ini dapat terjadi dimana – mana sebegai contoh kasus tindakan adil orang tua terhadap anak – anaknya, yaitu ketika orang tua harus bersikap sama tehadap anak anaknya mulai dari kasih – sayang yang diberikan ataupun terhadap pemberian – pemberian benda kepada anaknya orang tua harus bersikap adil.

2. MAKNA KEJUJURAN DAN KEBENARAN

2.1 KEJUJURAN
            Kejujuran adalah suatu kata yang sederhana, suatu kata yang sering diucapkan dengan gampang oleh setiap orang yang ingin menunjukan jati-dirinya dalam berhubungan satu dengan lainnya. Namun, kata sederhana ini tidaklah mudah diwujudkan dalam kehidupan antara manusia sehari-hari, apalagi untuk waktu yang lama.
kata kejujuran berasal dari kata "JUJUR" yaitu sifat perilaku manusia sebagai orang dalam hidup bermasyarakat. Menurut saya pribadi kejujuran itu sendiri adalah suatu keadaan apa adanya dimana seseorang akan memiliki kesadaran penuh untuk mengetahui dan menanggung konsekuensi yang diakibatkan oleh perkataan maupun perbuatan yang akan dilakukannya. pada dasarnya kejujuran akan cenderung lebih banyak memberikan efek positif ketimbang negatifnya karena pada dasarnya pula kecenderungan seorang untuk jujur merupakan suatu pilihan yang bersumber dari hati nurani, moral dan akhlak seseorang.


2.2  KEBENARAN

           Sebenarnya, arti secara verbal kebenaran menurut Aristoteles sudah cukup tepat. Aristoteles mendefinisikan kebenaran adalah soal kesesuaian antara apa yang diklaim sebagai diketahui dengan kenyataan yang sebenarnya. Benar dan salah adalah soal sesuai tidaknya apa yang dikatakan dengan kenyataan sebagaimana adanya. Kebenaran terletak pada kesesuaian antara subyek dan obyek yaitu apa yang diketahui subyek dan realitas sebagaimana adanya.
Namun definisi tersebut masih mengandung sesuatu yang tetap bisa mengundang perdebatan demi perdebatan, karena definisi kenyataan masih kabur jika pendifinisan kenyataan tersebut juga belum mutlak. Jadi definisi ini bisa berjalan jika obyeknya telah digariskan definisinya (dalam konteks ini adalah baik-buruk) untuk diterima secara mutlak oleh subyek. Artinya subyek dan obyeknya harus mempunyai sumber yang sama

3. KECURANGAN

Kecurangan atau curang identik dengan ketidak jujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebagai lawan jujur.
Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Atau orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan usaha dan kecurangan menurut saya adalah kebalikannya dari kejujuran, dimana seseorang yang memiliki kesadaran penuh yang dengan sengaja bertindak tidak pada kenyataannya meskipun akan membawa dampak buruk bagi dirinya sendiri maupun orang-orang disekelilingnya.
Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang
berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya dan senang bila masyarakat sekelilingnya hidup menderita.

4.PEMULIHAN NAMA BAIK / REHABILITASI
            Pengertian rehabilitasi menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah  pemulihan kepada kedudukan atau keadaan yang dahulu atau semula. Pasal 9 UU No. 14 Tahun 1970 tentang Kekuasaan Kehakiman mengatakan bahwa seseorang yang ditangkap, ditahan, dituntut atau diadili tanpa alasan berdasarkan UU atau karena kekeliruan mengenai orangnya atau hukum yang diterapkan berhak menuntut ganti kerugian dan rehabilitasi. Pengertian  rehabilitasi dalam UU No. 14 Tahun 1970 adalah  pemulihan hak seseorang dalam kemampuan atau posisi semula yang diberikan oleh pengadilan. Kemudian menurut Pasal 1 butir 22 KUHAP,  rehabilitasi adalah hak seseorang untuk mendapat pemulihan haknya dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya yang diberikan pada tingkat penyidikan, penuntutan atau peradilan karena ditangkap, ditahan, dituntut atau diadili tanpa alasan berdasarkan UU atau karena kekeliruan mengenai orangnya atau hukum yang diterapkan menurut cara yang diatur dalam UU ini. Rehabilitasi mengikuti ganti kerugian. Artinya praperadilan dilakukan karena permohonan ganti kerugian, karena aparat salah melakukan penangkapan, atau tidak sesuai dengan hukum dan sebagainya dan setelah itu (setelah praperadilannya dikabulkan oleh hakim) maka yang bersangkutan bisa meminta rehabilitasi agar nama baiknya dipulihkan kembali. Pihak-pihak yang berhak mengajukan rehabilitasi itu adalah pihak yang diputus bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum yang putusannya telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap. Misalnya seseorang diadili, kemudian diputuskan bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum, maka dia itu berhak memperoleh rehabilitasi atas pemulihan nama baiknya.
            Perbedaan antara rehabilitasi dengan pencemaran nama baik adalah bahwa rehabilitasi dilakukan karena perbuatan aparat penegak hukum. Artinya si pemohon rehabilitasi adalah tersangka, terdakwa, terpidana yang permohonan praperadilannya dikabulkan (ada campur tangan aparat) karena rehabilitasi itu adalah hak yang diberikan oleh KUHAP kepada tersangka atau terdakwa. Rehabilitasi lebih kepada hal yang tidak berhubungan dengan materi melainkan hanya menyangkut nama baik saja karena rehabilitasi adalah pemulihan hak seseorang hak atau kemampuan seseorang dalam posisi semula. Sementara pencemaran nama baik diatur dalam KUHP (mengenai pencemaran nama baik) adalah gugatan dari seseorang kepada orang lain yang dianggap telah mencemarkan nama baiknya. Jadi tidak ada campur tangan aparat dalam hal upaya paksa. Permintaan rehabilitasi bisa diajukan oleh tersangka, keluarga atau kuasanya. Jadi ahli waris juga bisa mengajukan rehabilitasi. Begitu juga halnya dengan ganti kerugian.
5. PEMBALASAN

                 Pembalasan adalah sebuah perilaku yang ditujukan untuk mengembalikan perbuatan sesorang. Ada pembalasan dalam hal kebaikan dan ada pembalasan yang bersifat buruk.
Pembalasan juga bisa disebut sebagai hukuman ataupun anugrah, pembalasan diartikan sebagai hukuman ketika seseorang mendapatkan kejadian buruk setelah berbuat kejahatan kepada orang lain dan sebaliknya, pembalasan diartikan sebagai anugrah ketika seseorang mendapatkan keuntungan setelah orang tersebut berbuat baik kepada orang lain.
           Pembalasan bisa datang dari sesama manusia ataupun dari Allah swt. Banyak cara untuk membuat hamba-Nya jera ataupun bahagia, karena rejeki atau musibah datang dari arah yang tidak pernah kita duga.



CERPEN YANG BERKAITAN DENGAN CINTA KASIH



CERPEN YANG BERKAITAN DENGAN CINTA KASIH

CINTA

Cinta dan sayang berbeza sekali. Aku juga tidak mengerti mengapa harus mereka semua menyangka kedua-duanya sama. Definisi cinta dengan sayang  perbezaannya begitu ketara. Adakah mungkin jaraknya bagaikan bumi dan langit, mahupun wanita dengan laki-laki, atau mungkin juga yang berkulit putih dengan berkulit hitam, tidak juga mustahil jika aku katakan di sini bezanya cinta dan sayang seperti syurga dan neraka.

   Seorang laki-laki, juga adalah teman setia ku, teman baik ku, boleh juga ku anggap sebagai abang jua adik-beradik ku yang begitu berpengalaman dalam membina bibit-bibit cinta pernah menyatakan perbezaan maksud kedua-duanya kepada ku. Bila mulutnya terkumat-kamit membicarakan topik ini, aku serta-merta kaget. Serentak aku menyatakan perasaan kagum ku kepadanya. Ku beritahu dengan seikhlas hati, dari mana kau dapat frasa ini? Aku bisa punya telinga namun tidak pernah ku dengar frasa yang sungguh luar biasa ini, yang terpancur keluar dari mulut dan gerakkan bibir kau yang mustahil tidak dapat menjatuhkan mana-mana wanita di dunia ini.

   Maksud sayang, katanya, samalah seperti kau lafazkan kepada sesiapa saja gadis yang kau baru kenali, mahupun yang mahu kau kenali “Aku sayang kamu…” namun apakah maksudnya yang sebenar? Cuma ambil berat, suka, kagum dengan wajah gadis itu yang cantik, atau mungkin juga suka dengan bentuk tubuh yang langsing bagai botol kola, tidak juga mustahil kerana wang kekayaan yang ada pada si gadis, juga kepandaian ilmu yang ada padanya, tapi adakah benar kau cintanya? Jika segala-galanya kerana material yang ada padanya? Jangan kau bicara cinta pada ku kerana kau tidak akan tahu pengertiannya yang sebenar. Sedang aku sendiri pun masih tidak dapat mendalami sebenar-benarnya maksud cinta secara teori, namun kau katakan praktikal, aku akan katakan ya, beritahu teman ku lagi.

   Cinta, mengapa aku katakan berlainan dengan sayang? Kerana ia abstrak! Bolehkah kau baru kenali gadis ini dan kau katakan pada nya, “Aku cinta kamu?” mungkin ya, mulut kau terlalu manis untuk melafazkan, hingga otak mu tidak perlu lagi memikirkan kesan-kesannya pada gadis yang kau lafazkan cinta itu, sungguh aku berani bersumpah ia hanyalah kata-kata yang berunsurkan suka-suka. Mengerti kah kau bila perkataan ‘Aku cinta kamu’ itu dilafazkan? Bermaksud kau sanggup merentasi apa-apa saja halangan dan rintangan juga cabaran bersama-sama teman hidup semati kamu. Bukannya baru kenal dua tiga hari, juga seminggu dua, sebulan dua, terus kau lafazkan cinta. Ia mengambil masa yang lama untuk proses merasai cinta ini, kerana itu kau boleh lihat dengan sendiri, tidak juga dengan mata mungkin dengan pendengaran kau dengar mengapa masih ada kes-kes penceraian sungguhpun sudah berkahwin selama bertahun-tahun, mungkin juga belasan tahun, juga puluhan tahun, tapi pada akhir bibit-bibit percintaan mereka, kononnya, berakhir dengan kata putus yang menyedihkan iaitu penceraian.

   Jangan pula kau salah faham, memang ada juga di antara kita yang benar-benar mengerti akan pengertian cinta, namun manusia bisa berubah, hari ini kau sayang aku, setahun dua lagi kau mungkin curang pada ku hingga hubungan kita rosak punah dan berakhir dengan keputusan yang menyedihkan, ingat, kerana manusia bisa berubah.
    Cinta…sayang…satu dua perkataan yang bisa membuatkan perasaan kita binasa dan juga bisa buat perasaan kita bahagia, bergantung pada siapa yang mengawalnya atau menunggangnya, jika kau mengawalnya dengan baik, nescaya bibit-bibit yang kau bina dengan susah payah itu akan tersergam dengan indah sekali, akan tetapi jika kau menunggangnya dengan kawalan yang tersasar dan tidak tepat, maka nescaya kau akan menjahanamkan nya hingga melukakan perasaan wanita yang sedia bersih dan kau akan tinggalkan kesan-kesan luka yang sukar untuk diubati. Tanam dengan sedalam-dalamnya di otak kau apa yang aku ingin katakan, “jangan kau bermain dengan cinta jika kau tidak pasti yang kau tahu bermain dengannya”.

   Tidaklah keterlaluan kalau aku katakan pada kau wahai teman, apa yang aku lalui selama beberapa tahun ini begitu seksa. Sedia ada aku terseksa dalam hubungan yang sedang aku kecapi ini, ditambah pula dengan jajaan-jajaan mulut kononnya daripada teman, juga menyeksa batin ku ini, cerita-cerita yang kurang enak tentang ku didengar oleh cuping telinga dan melintasi gegendang telinga ku ini, begitu menyedihkan. Inilah, yang aku katakan pada kau sebagai rintangan dalam percintaan, cabaran yang begitu memeritkan. Biar aku tanya soalan yang mudah pada kau teman, ‘Mau kau merasai percintaan?’ lantas aku menggeleng-geleng kepala, tidak, kerana aku masih mahu mengerti pengertian cinta yang sebenar dari teman karib ku ini.

   Sudah pasti kau tidak berani dulu untuk merasai percintaan, bukan aku mahu gerun kan kau dengan apa yang akan aku katakan, namun percayalah, percintaan yang berakhir dengan perpisahan adalah begitu memeritkan, kau tidak akan percaya, sungguhpun ukiran senyuman di bibir ini menampakkan keriangan serta kegembiraan yang nyata tidak menampakkan kesedihan, akan tetapi tiada siapa yang tahu sebenarnya di lubuk hati ku, aku terseksa rohani dan batin.

   Perpisahan, tiada siapa yang mahu perpisahan berlaku di dalam hubungan yang begitu susah dibina, dibikin dan dibentuk ini. Namun takdir menentukan segala-galanya, qada dan qadar di tangan tuhan, aku hanya mampu melakar lukisan-lukisan yang indah di dalam hubungan ini. Sayang sekali, aku juga tidak mengerti, mengapa harus ada perpisahan, namun aku reda dengan segala apa yang berlaku kini, perpisahan adalah penghujung yang dikehendaki-Nya. Sekuat hati aku meronta di dalam, namun perpisahan ini tetap juga terjadi. Aku tidak tahu mengapa, harus ini terjadi, bicara teman ku lagi. Aku terus diam membisu, mendengar bicaranya yang penuh emosi tetapi ternyata emosi yang benar-benar diluahkan tanpa gimik kepada ku, tanpa mengganggu sedikit pun, baik secebis patah perkataannya dalam bicara cinta dan sayang ini.

   Hanya tuhan yang tahu, betapa terseksanya teman ku ini, cinta yang pertama, dan juga cintanya yang terakhir, tidak akan mencintai perempuan lagi di dalam hidupnya, selepas perpisahan yang bisa mengalirkan air mata ini menghantuinya.
   Bicaranya yang panjang lebar, adalah yang terakhir buat ku, pesan dan juga nasihat yang sentiasa terngiang-ngiang di telinga, agar aku tidak membuat langkah yang selamat dalam bercinta, wahai teman, aku sangat merindui mu…


SUMBERNYA: andri94yana.blogspot.com/2012_01_01_archive.html