Sabtu, 08 Juni 2013

Cerpen karangan pribadi

“Ngga Sengaja”                             
                “Apa-apaan ,sih elo? Motornya jadi lecetkan!!!”
“Sorry han! Gue bener- bener ngga sengaja!”
                “Rehan sama sekali tidak menggubris pembelaannya Danar. Ia masih memandangi motor kesayangannya yang lecet.”Han,Sorry ya, gue……..”
                “Aah! Udah deh! Pulang sana!”potong rehan kesal, matanya sudah sembab dan merah. Danar tidak mau memperburuk keadaan. Ia pun langsung keluar dari parkiran sekolah dan bergegas pulang. Ia buru-buru nyalain motor dan mengendarainya kegerbang,meninggalkan Rehan di parkiran yang masih marah dan memaki-maki Danar.
                “Keesokan harinya Rehan kesekolah dengan perasaan campur aduk seperti kemarin. Ia masih setengah mati kesalnya pada Danar,walaupun hari itu sadar bahwa Danar tidak masuk sekolah, ia sama sekali tidak peduli dengan hal itu.
                “Dua hari berlalu, Danar masih belum nongol-nongol disekolah. Hal ini membuat heran kelasnya,karena mereka biasa berdua.begitu juga dengan Imam,sobat dekatnya rehan bingung akan hal ini dan menanyakan langsung pada Rehan.
“ Danar kemana Han?” tanya Imam memancingnya.
“Nggak tau!!”jawab Rehan pendek.
“Lo kenapa, Sih?”
“Bawel banget luh Mam, diem bentar bisa ngga sih!!!”grutu Rehan sewot.
“yaah, ko gitu sih?”(Imam menarik nafas sebentar).”eh, tengok Danar yuk Han..”,
Rehan heran,”ngapain negok kalo ngga kenapa-napa?”
“loh? Luh ngga tau kalau dia kecelakaan waktu pulang dari rumah Alpin .! wah,wah,wah dia kan jatoh dijalan pulang.
“Ngga, kenapa luh tanya gue kalau ternyata,luh lebih tau keadaan orang itu sekarang?”sambar Rehan bergegas beranjak dari tempat duduknya,tetapi Imam menarik tanganya.
“kenapa sih han??”
“Ngga ada apa-apa,”tukas Rehan sembari buang muka.
“gue kan sobat luh sejak SD,ceritain dong…..,”rayu Imam. Akhirnya Rehan menceritakan insiden yang terjadi dua hari lalu.
“Apa??? Cuma gara-gara motorluh dilecetin?”tanya Imam tak percaya.
                “Luh ngga ngerasain perasaan gue gimana? Pokonya gue ngga bakal maafin dia!!!”Rehan langsung berlalu dihadapan Imam.
(Tiba-tiba ngga lama kemudian Rehan mendapat telepon dari seseorang yang mengaku_ngaku bahwa dia adalah malaikat pelindungnya dan dia menceritakan  bahwa Ia akan meninggal dalam sepuluh sampai tiga puluh jam lagi.)
                “Besoknya Rehan kesekolah dengan perasaan lebih-lebih dari campur aduk,karena bahwa dia akan meninggal ditambah motor kesayangannya yang lecet itu.
 Dia khawatir, tiba-tiba terlintas dipikirannya nama Danar.”Akhirnya Rehan cepat” mencari Imam dan akhirnya ditemukanlah Imam di kantin sedang makan.”Rehan akhirnya mnceritakan kepada Imam dia telah di telepon oleh seseorang yang mengaku bahwa dia adalah malaikat pelindungnya dan mendapat kabar bahwa Ia akan meninggal dalam waktu sepuluh hingga tiga puluh jam,
sehingga dia berinisiatif untuk minta maaf kepada Danar,karena dia ngga mau meninggal dalam keadaan banyak salah”akhirnya Rehan meminta maaf kepada Danar dan setelah dipikir-pikir bukan luh yang salah Nar,tetapi gue yang salah,luh ngga sengaja ngelecetin motor gue,” dan akhirnya mereka kembali berteman seperti semula.dan setelah sepuluh sampai tiga puluh jam berlalu.”tiba-tiba akhinya Rehan menemui Imam kembali dan dia bertanya kenapa ko gue belum meninggal juga ,padahal tiga puluh jam sudah lewat.?”    Akhirnya imam menjawab. itu gue yang nelepon luh dan ngaku jadi malaikat pelindung supaya luh baikan dan berteman sama Danar lagi..! hahaha


                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar