“Ngga
Sengaja”
“Apa-apaan
,sih elo? Motornya jadi lecetkan!!!”
“Sorry han! Gue bener- bener ngga sengaja!”
“Rehan
sama sekali tidak menggubris pembelaannya Danar. Ia masih memandangi motor
kesayangannya yang lecet.”Han,Sorry ya, gue……..”
“Aah!
Udah deh! Pulang sana!”potong rehan kesal, matanya sudah sembab dan merah.
Danar tidak mau memperburuk keadaan. Ia pun langsung keluar dari parkiran
sekolah dan bergegas pulang. Ia buru-buru nyalain motor dan mengendarainya
kegerbang,meninggalkan Rehan di parkiran yang masih marah dan memaki-maki
Danar.
“Keesokan
harinya Rehan kesekolah dengan perasaan campur aduk seperti kemarin. Ia masih
setengah mati kesalnya pada Danar,walaupun hari itu sadar bahwa Danar tidak
masuk sekolah, ia sama sekali tidak peduli dengan hal itu.
“Dua
hari berlalu, Danar masih belum nongol-nongol disekolah. Hal ini membuat heran
kelasnya,karena mereka biasa berdua.begitu juga dengan Imam,sobat dekatnya
rehan bingung akan hal ini dan menanyakan langsung pada Rehan.
“ Danar kemana Han?” tanya Imam memancingnya.
“Nggak tau!!”jawab Rehan pendek.
“Lo kenapa, Sih?”
“Bawel banget luh Mam, diem
bentar bisa ngga sih!!!”grutu Rehan sewot.
“yaah, ko gitu sih?”(Imam menarik nafas sebentar).”eh,
tengok Danar yuk Han..”,
Rehan heran,”ngapain negok kalo
ngga kenapa-napa?”
“loh? Luh ngga tau kalau dia kecelakaan waktu pulang dari
rumah Alpin .! wah,wah,wah dia kan jatoh dijalan pulang.
“Ngga, kenapa luh tanya gue
kalau ternyata,luh lebih tau keadaan orang itu sekarang?”sambar Rehan bergegas
beranjak dari tempat duduknya,tetapi Imam menarik tanganya.
“kenapa sih han??”
“Ngga ada apa-apa,”tukas Rehan
sembari buang muka.
“gue kan sobat luh sejak SD,ceritain dong…..,”rayu Imam.
Akhirnya Rehan menceritakan insiden yang terjadi dua hari lalu.
“Apa??? Cuma gara-gara motorluh dilecetin?”tanya Imam tak
percaya.
“Luh
ngga ngerasain perasaan gue gimana? Pokonya gue ngga bakal maafin dia!!!”Rehan
langsung berlalu dihadapan Imam.
(Tiba-tiba ngga lama kemudian Rehan mendapat telepon dari
seseorang yang mengaku_ngaku bahwa dia adalah malaikat pelindungnya dan dia
menceritakan bahwa Ia akan meninggal
dalam sepuluh sampai tiga puluh jam lagi.)
“Besoknya
Rehan kesekolah dengan perasaan lebih-lebih dari campur aduk,karena bahwa dia
akan meninggal ditambah motor kesayangannya yang lecet itu.
Dia khawatir,
tiba-tiba terlintas dipikirannya nama Danar.”Akhirnya Rehan cepat” mencari Imam
dan akhirnya ditemukanlah Imam di kantin sedang makan.”Rehan akhirnya
mnceritakan kepada Imam dia telah di telepon oleh seseorang yang mengaku bahwa
dia adalah malaikat pelindungnya dan mendapat kabar bahwa Ia akan meninggal
dalam waktu sepuluh hingga tiga puluh jam,
sehingga dia berinisiatif untuk minta
maaf kepada Danar,karena dia ngga mau meninggal dalam keadaan banyak
salah”akhirnya Rehan meminta maaf kepada Danar dan setelah dipikir-pikir bukan
luh yang salah Nar,tetapi gue yang salah,luh ngga sengaja ngelecetin motor
gue,” dan akhirnya mereka kembali berteman seperti semula.dan setelah sepuluh
sampai tiga puluh jam berlalu.”tiba-tiba akhinya Rehan menemui Imam kembali dan
dia bertanya kenapa ko gue belum meninggal juga ,padahal tiga puluh jam sudah
lewat.?” Akhirnya imam menjawab. itu gue yang nelepon luh dan ngaku jadi
malaikat pelindung supaya luh baikan dan berteman sama Danar lagi..! hahaha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar